
Minggu, 20 September 2026 – Persaingan di pasar mobil listrik dunia semakin memanas, terutama di segmen kendaraan listrik kompak yang menjadi primadona di kota-kota besar. Kali ini giliran BYD yang kembali mengguncang pasar melalui pembaruan pada model Yuan Up – yang di pasar internasional dikenal luas dengan nama BYD Atto 2. Dengan peningkatan jarak tempuh yang sangat signifikan dan harga yang tetap sangat kompetitif, mobil listrik ini kembali mencuri perhatian publik dan pengamat otomotif global.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!BYD Atto 2 Daya Jelajah Melonjak, Tembus 501 Kilometer CLTC
Peningkatan paling mencolok dan paling ditunggu tentu ada pada sektor tenaga dan jarak tempuh. Varian terbaru yang diberi nama Yuan Up Feichi Edition kini dibekali baterai Blade Battery LFP berkapasitas 51,13 kWh. Baterai canggih ini diproduksi oleh FinDreams, anak perusahaan yang berada di bawah naungan ekosistem BYD yang khusus bergerak di bidang riset dan produksi komponen kendaraan listrik.
Berkat peningkatan kapasitas baterai tersebut, daya jelajah mobil listrik ini kini resmi mencapai 501 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC. Angka ini mengalami lonjakan sekitar 25 persen dibandingkan versi sebelumnya yang hanya mampu menempuh jarak 401 km. Peningkatan ini tentu sangat terasa bagi pengguna mobil listrik, terutama bagi mereka yang sering melakukan perjalanan jarak menengah hingga jauh tanpa perlu khawatir mencari stasiun pengisian daya.
Perlu dipahami bahwa angka 501 km tersebut diukur menggunakan siklus pengujian CLTC yang merupakan standar pengujian kendaraan di Tiongkok. Jika dikonversi ke standar pengujian yang lebih umum dikenal secara internasional yaitu WLTC, perkiraan jarak tempuhnya berada di kisaran 370 km. Namun demikian, angka tersebut tetap merupakan capaian yang sangat impresif untuk ukuran mobil listrik di kelas kompak. Angka jarak tempuh nyata di jalan raya bisa berbeda tergantung kondisi jalan, kecepatan, beban penumpang, serta cuaca.
Sistem pengisian daya juga tetap praktis dan mendukung penggunaan harian. Fitur pengisian cepat DC sudah tersedia, di mana baterai dapat diisi dari 30% hingga 80% dalam waktu sekitar 30 menit. Artinya, saat berhenti istirahat di perjalanan, waktu ngopi sebentar sudah cukup untuk menambah daya berkilo-kilometer lagi.
Harga Mulai 74.800 Yuan – Setara Rp170 Jutaan di China
Selain jarak tempuh yang makin jauh, daya tarik utama lainnya adalah harga yang tetap sangat terjangkau. Yuan Up Feichi Edition dipasarkan mulai dari 74.800 Yuan atau setara sekitar €9.520. Jika dikonversi secara kasar ke mata uang Rupiah, harganya berada di kisaran Rp170 jutaan. Angka yang sangat menggoda, bukan?
Bahkan, dengan adanya program insentif tukar tambah yang sedang berlangsung di pasar China, harga jualnya bisa turun lagi menjadi 69.800 Yuan atau sekitar €8.890. Angka ini tentu membuat mobil listrik menjadi semakin terjangkau bagi masyarakat luas, mendorong percepatan transisi dari kendaraan bermesin bakar fosil ke kendaraan listrik.
Sementara itu, untuk varian tertinggi dengan fitur terlengkap, harganya mencapai 104.800 Yuan. Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan oleh calon pembeli di sana: konfigurasi jarak tempuh terjauh dan paket fitur bantuan berkendara tingkat tinggi tidak tersedia dalam satu unit yang sama. Artinya, konsumen harus memilih prioritas: ingin jarak tempuh maksimal 501 km, atau mendapatkan paket teknologi bantuan berkendara DiPilot C yang lebih lengkap dengan fitur berkendara otomatis di jalan raya.
⚠️ Penting untuk diingat oleh pembaca di Indonesia: Harga-harga yang disebutkan di atas adalah harga resmi untuk pasar domestik Tiongkok saja. Angka tersebut belum termasuk pajak impor, bea masuk, biaya distribusi, biaya perakitan, serta penyesuaian spesifikasi dan regulasi yang berlaku di Indonesia. Jadi, angka Rp170 jutaan tersebut belum bisa dijadikan patokan harga resmi jika nanti mobil ini resmi masuk ke pasar Indonesia. Harga pasti di Indonesia akan diumumkan oleh distributor resmi saat peluncuran nanti.
Satu Spesifikasi Motor untuk Semua Varian, Fokus pada Efisiensi
Ada perubahan menarik pada sistem penggerak yang menunjukkan arah strategi BYD. Kini seluruh varian Feichi Edition menggunakan spesifikasi motor listrik yang seragam: motor magnet permanen di roda depan dengan tenaga maksimal 70 kW atau setara 94 hp, serta torsi puncak mencapai 180 Nm. Langkah ini berbeda dari versi sebelumnya yang masih menawarkan opsi motor dengan tenaga hingga 130 kW pada varian tertentu.
Keputusan ini menunjukkan bahwa BYD semakin menempatkan Yuan Up sebagai kendaraan listrik yang praktis, efisien, dan ekonomis untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. Mobil ini tidak diposisikan sebagai mobil listrik berperforma tinggi yang mengutamakan kecepatan, melainkan sebagai kendaraan harian yang nyaman, bertenaga cukup, dan hemat biaya operasional.
Dimensi Kompak, Ruang Kabin Luas
Secara ukuran, mobil ini masuk dalam kategori crossover kompak dengan dimensi sebagai berikut: panjang 4.310 mm, lebar 1.830 mm, dan tinggi 1.675 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 2.620 mm. Ukuran ini membuatnya tetap lincah dan mudah dikendarai di jalanan kota yang padat maupun saat parkir, namun tetap menawarkan ruang kabin yang lega untuk penumpang maupun barang bawaan.
Bagasi belakang dapat ditambah kapasitasnya dengan melipat kursi belakang yang memiliki konfigurasi 60:40. Jika kursi belakang dilipat rata, kapasitas ruang barang mencapai 1.320 liter — cukup untuk membawa barang belanjaan besar, perlengkapan berlibur, maupun barang-barang yang membutuhkan ruang muat yang luas.
Interior Makin Canggih dan Nyaman
Penyegaran juga menyentuh bagian dalam kabin. Pemilih transmisi kini dipindahkan ke area kolom kemudi, sehingga menciptakan ruang tambahan di konsol tengah untuk penyimpanan yang lebih luas. Fitur-fitur canggih yang tersedia antara lain layar sentuh utama berukuran 12,8 inci yang dapat diputar, sistem operasi DiLink 100 yang canggih, layar instrumen digital 8,8 inci di depan pengemudi, serta fitur pengisi daya nirkabel 50W yang dilengkapi pendingin udara agar perangkat tetap aman saat diisi daya.
Sistem pengenalan suara empat zona juga turut tersedia, memungkinkan penumpang dari berbagai posisi kursi untuk memberikan perintah suara ke kendaraan. Pilihan warna eksterior yang menarik seperti Energetic Yellow dan Oxygen Blue, serta pelek alloy aerodinamis berukuran 17 inci semakin menambah kesan modern dan bergaya.
Kesimpulan
Dengan kombinasi baterai berkapasitas 51,13 kWh, jarak tempuh hingga 501 km, serta harga yang sangat terjangkau di pasar asalnya, BYD Yuan Up / Atto 2 terbaru semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu mobil listrik paling menarik di kelasnya. Bagi masyarakat Indonesia yang menantikan kehadirannya, tentu perlu bersabar menunggu informasi resmi dari pihak distributor resmi, karena harga dan spesifikasi saat masuk ke pasar dalam negeri kemungkinan akan mengalami penyesuaian sesuai dengan regulasi dan kebijakan pasar Indonesia.
Sumber: SUMeks.CO
Kunjungi: Jsdigital








